HOT NEWS
Berita
Sabtu, 30 Juli 2016, 19:43

Presiden RI Membuka MTQ Nasional XXVI di Mataram

Mataram, inmas. Presiden REPUBLIK INDONESIA, Ir. Joko Widodo, Membuka MTQ Nasional XXVI di Mataram, 30-7-2016 dihadiri oleh Menteri Agama RI, juga Kakanwil Papua Barat...
Sabtu, 30 Juli 2016, 15:56

Sambutan Menteri Agama RI pd Pelantikan Dewan Hakim MTQN XXVI

Mataram, inmas. Sambutan Menteri Agama RI pada Pelantikan Dewan Hakim MTQN XXVI, 30-7-2016...
Jumat, 29 Juli 2016, 22:04

Taaruf MTQ Nasional XXVI di Mataram dimeriahkan oleh Ribuan Masyarakat

Mataram, inmas--Ribuan masyarakat Mataram dan daerah sekitarnya tumpah ruah memadati kawasan jalan Pejanggik kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Mereka hadir untuk menyaksikan Pawai Taaruf yang digelar sehari menjelang pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke -26.Gubernur NTB, Muhammad Zainul Majdi melepas pawai Taaruf ini dimulai pukul 14.00 WITA. Tampak ikut hadir, Dirjen Bimas Islam Kemenag RI Machasin, Wakil Gubernur NTB, dan Walikota Mataram.Koordinator Pawai Taaruf Lalu Dirjaharta mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan sebagai media membangun silaturahim serta menjaga kearifan lokal dengan semangat Al-Quran."Pawai Taaruf adalah ajang perkenalan, persahabatan dan media silaturahmi antar sesama manusia," kata Lalu yang juga menjabat sebagai Kepala Pamong Praja Provinsi NTB, Jumat (29/07).Selain pawai kendaraan hias perwakilan kafilah dari seluruh provinsi di Indonesia dan kabupaten/kota se-NTB, pawai ini...
Jumat, 29 Juli 2016, 19:56

Sambutan Menteri Agama RI pd Malam Ta'aruf MTQN XXVI

Mataram-inmas. Bertempat di Kantor Gubernur NTB, 29-7-2016, Sambutan Menteri Agama RI pd Malam Ta'aruf MTQN yang ke XXVI yang di selenggarakan di Lombok, Mataram, Nusa Tenggara Barat yang juga dihadiri oleh Kakanwil kemenag provinsi Papua Barat, Drs. URBANUS RAHANGMETAN, M. Th...
Jumat, 29 Juli 2016, 17:26

MTQ Nasional XXVI diikuti Tidak Kurang Dari 1.200 Peserta

Mataram-(Inmas).Direktur Penerangan Agama Islam Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam pada Kementerian Agama Muchtar Ali mengatakan, Musabaqah Tilawatil Quran Nasionl ke-26 di Mataram, Nusa Tenggara Barat, diikuti sedikitnya oleh 1.200 peserta dari 34 Provinsi di Indonesia.Mereka adalah para peserta yang telah lolos tahapan verifikasi dan karenanya akan mengikuti ajang nasional yang akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo pada Sabtu (30/7), kata Muchtar lewat keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Rabu (27/7).Dia mengatakan, total peserta yang mendaftar berjumlah 1.303 tapi 103 di antaranya tidak lolos administrasi. Menurut dia, seluruh peserta akan mengikuti MTQ ke-26 yang terbagi dalam tujuh cabang dan 18 golongan lomba. Ketujuh cabang tersebut adalah Tilawah Al Quran, Hifzh Al Quran, Tafsir Al Quran, Fahm Al Quran, Syarh Al Quran, Khath Al Quran dan Menulis Makalah Ilmiah Al Quran (M2IQ).Adapun 18...
Jumat, 29 Juli 2016, 17:19

Permudah Akses Informasi, Panitia MTQN Siapkan Media Center

Siaran Pers Media Center MTQN XXVIPermudah Akses Informasi, Panitia MTQN Siapkan Media CenterMataram, Media Center--Banyak hal baru dalam gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Nasional XXVI di Mataram, NTB. Tiga rekor MURI sudah tercatat dalam gelaran ini, yaitu: Semaan Al Quran 1000 hafizh, Selakaran dan Gema Barzhanji, serta menyanyikan lagu Mars MTQ dengan peserta terbanyak.Warna baru lainnya adalah keberadaan media center (MC) untuk yang pertama kalinya dalam sejarah penyelenggaraan MTQN. Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemprov NTB Wirajaya Kusuma mengatakan bahwa keberadaan MC dimotori bersama antara Kemenag, Kominfo, dan Pemprov. Menurutnya, MTQN XXVI ini akan mengoptimalkan perangkat teknologi digital untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi. Seluruh info terkait dengan penyelenggaraan musabaqah dapat diperoleh di MC, seperti jadwal agenda, buku panduan, dan video-streaming...
Selasa, 26 Juli 2016, 15:01

Peserta Jambore Pasraman Tingkat Nasional IV 2016 Dari Papua Barat Mengikuti Dua Lomba Dihari Pertama

Yogyakarta, Inmas Peserta Jambore Pasraman Tingkat Nasional IV 2016 dari Papua Barat mengikuti dua lomba dihari pertama Jambore Pasraman Tingkat Nasional IV 2016 yang dilaksanakan di Hotel Sheraton Yogyakarta.Kedua lomba tersebut adalah Lomba Baca Puisi Keagamaan Hindu dan Lomba Kramaning Sembah. Untuk Lomba Baca Puisi Keagamaan Hindu, peserta lomba mendapat nomor urut 8 yang terdiri dari 1 orang putri sedangkan Lomba Kramaning Sembah mendapat nomor urut 6 yang terdiri dari 2 orang, yaitu 1 putra dan 1 putri.Kedua lomba tersebut berjalan dengan baik dan lancar tanpa ada halangan, masing-masing perserta pada setiap lomba dan perwakilan Provinsi memberikan penampilan mereka yang terbaik untuk mendapatkan juara. Walaupun bersaing, tetapi persaingan ini dilakukan secara sehat dan sportif. Karena selain lomba, Jambore Pasraman Tingkat Nasional IV 2016 ini juga dilakukan...
Senin, 25 Juli 2016, 11:46

Sambutan kakanwil pada halal bi halal kanwil kemenag provinsi Papua Barat 2016

Manokwari - (inmas), 25 Juli 2016. Sambutan Kakanwil Kementerian Agama Prov. Papua Barta, Drs. Urbanus Rahangmetan, M.Th pada Acara Halal bi Halal Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Barat yang dilaksanakan di aula kanwil kemenag provinsi Papua Barat, dihadiri juga oleh Kabag TU, Kabid Bimas Islam, serta Pejabat Eselon III, IV dan seluruh pegawai....
Senin, 25 Juli 2016, 11:43

Halal bi halal kanwil kemenag provinsi Papua Barat 2016

Manokwari - (inmas), 25 Juli 2016. Dilaksanakan Halal bi Halal kantor wilayah kementerian agama provinsi Papua Barat di aula kanwil kemenag provinsi Papua Barat, dihadiri oleh kakanwil, kabag TU, serta seluruh pegawai....
Selengkapnya
Opini
Selengkapnya
Majalah Internal
Selengkapnya
Renungan

"dambho darpo ' bhimanas ca krodhah parusyam eva ca ajnanam cabhijatasya partha sampadam asurin" artinya: sikap bangga, sikap sombong, sikap tak peduli, amarah, sikap kasar, dan kebodohan - sifat - sifat ini dimiliki oleh orang yang bersifat jahat, Wahai Putera Prtha. (Kitab Suci Bhagavad Gita Sloka 16.4)

Kesalahan orang lain mudah sekali dilihat, Tapi, kesalahan diri sendiri sangat sulit untuk disadari. Seseorang yang menonjolkan kesalahan orang lain, Seperti menampi dedak! Kesalahannya sendiri ia sembunyikan, Bagai pemburu bersembunyi di balik ranting pohon. Orang yang selalu mencari-cari kesalahan orang lain, Orang yang selalu mengejek orang lain, Kekotoran batinnya akan terus bertambah! Dan akan semakin jauh dari kondisi batin yang bersih. (Dharmmapada XVIII,252-253)

Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. (Yohanes 1:14)

Dalam hadits lain, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “…Sesungguhnya seorang hamba berbicara dengan satu kalimat dari hal yang dimurkai Allah, dia tidak menganggapnya (berbahaya) ternyata Allah memasukkannya ke dalam neraka karenanya.” [Diriwayatkan oleh Al-Bukhary dari Abu Hurairah radhiyallâhu ‘anhu]Demikianlah prahara sebuah kalimat yang menyebabkan petaka terhadap orang yang menyebarkanya. Di masa ini, suatu kalimat yang keji dalam bentuk tulisan maupun ucapan sangat mudah untuk tersebar ke seluruh dunia dan kadang dianggap sebagai perkara yang biasa dan infotainment. Bahkan, kekejian yang disebarkan kadang dalam bentuk perbuatan yang terekam dalam video dan semisalnya.
Media Sosial