HOT NEWS
Berita
Rabu, 30 November 2016, 23:33

Kakanwil : Pembangunan KUA Bertaraf SBSN dipastikan Selesai Desember 2016

Manokwari (Inmas)-- Rapat Koordinasi SBSN (Surat Berharga Syaria'ah Negara) yang diadakan di Aula Kanwil Kementerian Agama Provinsi Papua Barat , yang dihadiri oleh KaKankemenag, Kasubag TU dan Kasie Bimas Islam dari Kabupaten Sorong, Fak-Fak, Kaimana, Manokwari dan Kota Sorong untuk menyampaikan Hasil Laporan Pembangunan Gedung KUA sampai hari ini rabu tanggal (30/11/2016). Rapat ini dipimpin oleh Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Papua Barat, Drs. Urbanus Rahangmetan,M.Th dan didampingi oleh Kabid Bimas Islam dan Penyelenggara Haji, Husein Alhamid,M.Pd.Dalam rapat tersebut, Kakanwil meminta, agar masing-masing Kepala Kantor Kementerian Agama melaporkan hasil pelaksanaan pembangunan gedung KUA dan memaparkan foto-foto bangunan tersebut agar dapat dilihat sudah sejauh mana atau berapa persen pembangunan tersebut dibangun sampai hari ini tanggal 30 November 2016. Hasil laporan Pembangunan KUA oleh KaKankemenag Kab/Kota sudah mencapai 85% dan Penyerapan Anggaran 80%...
Rabu, 30 November 2016, 10:00

Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan dan Pelantikan Penjabat Bupati Maybrat Provinsi Papua Barat

Manokwari, Inmas --- Gubernur Provinsi Papua Barat melantik Penjabat Bupati Maybrat Alberth Nakoh, S.Pd, MM di Kantor Gubernur Provinsi Papua Barat, kamis 30 November siang tadi. Dalam kesempatan tersebut turut hadir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Barat, Drs. Urbanus Rahangmetan, M.Th.Sebagaimana yang kita ketahui bahwa berdasarkan Undang-Undang 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah, bahwa untuk Pilkada Serentak Tahun 2017 di Provinsi Papua Barat akan dilaksanaan Pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Provinsi Papua Barat, Bupati dan Wakil Bupati Maybrat, Bupati dan Wakil Bupati Tambraw, Bupati dan Wakil Bupati Sorong, Walikota dan Wakil Walikota Sorong.Terkait dengan hal tersebut, sehubungan dengan masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Maybrat periode Tahun 2011-2016 yang telah berakhir pada tanggal 21 November 2016, maka berdasarkan pasal 201 ayat...
Selasa, 29 November 2016, 08:51

HUT KORPRI ke 45

Manokwari, Inmas --- 45 tahun sudah Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia atau yang biasa kita singkat dengan KORPRI berdiri / terbentuk. Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia / KORPRI berdiri berdasarkan Keputusan Presiden Nomor : 82 Tahun 1971, pada 29 Nopember 1971.Dalam rangka memperingati HUT KORPRI ke 45 yang jatuh pada hari selasa, maka dilakukanlah upacara bendera peringatan HUT KORPRI dengan thema : Bersama KORPRI meneguhkan Netralitas dan Meningkatkan Profesionalisme Aparatur Sipil Negara yang dilaksanakan dihalaman Kantor Gubernur Provinsi Papua Barat pagi tadi.Korpri sendiri adalah Korp Pegawai Negeri Republik Indonesia, berupa sebuah satuan yang benar-benar saling berkontribusi dengan baik dalam menjalankan roda pemerintahan, dalam menjalankan sebuah akselerasi pelayanan kepada bidang-bidang dan sektor-sektor yang kita lakukan...
Sabtu, 26 November 2016, 09:44

Lomba Senam Bugar KORPRI Se – SKPD Provinsi Papua Barat

Manokwari, Inmas --- Pemerintah Provinsi Papua Barat melakukan Lomba Senam Bugar KORPRI Se SKPD Provinsi Papua Barat yang dilakukan di Kantor Gubernur Provinsi Papua Barat, Sabtu 26 November 2016. Turut ikut dan berpartisipasi pada lomba tersebut, perwakilan peserta Lomba Senam Bugar KORPRI dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Barat.Ketua Panitia Lomba Senam Bugar KORPRI Se SKPD Provinsi Papua Barat Frans Kawer dalam laporannya mengatakan, Lomba Senam Bugar KORPRI Se SKPD Provinsi Papua Barat ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Pelatihan Senam KORPRI yang dilakukan pada awal bulan November di Gedung Wanita dan dilanjutkan di Hotel Mansinam Beach yang berlangsung selama 3 hari. Ia juga menjelaskan, Lomba Senam Bugar KORPRI Se SKPD Provinsi Papua Barat ini, diikuti 16 regu yang merupakan utusan dari SKPD yang ada di Setda Provinsi Papua Barat, Pemkab Manokwari dan...
Jumat, 25 November 2016, 09:08

Apel Gelar Kekuatan dan Deklarasi Damai Dalam Rangka Menjaga dan Memelihara Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibnas) Di Provinsi Papua Barat

Manokwari, Inmas --- Menyikapi kondisi nasional akhir-akhir ini maka marilah kita mawas diri agar tidak mudah terprovokasi dengan isu tindakan dan formasi yang mengarah pada pertikaian dan perpecahan. Kita semua ini bersaudara yang harus perkuat tali persaudaraan kita dengan memegang teguh empat konsensus dasar dalam berbangsa dan bernegara yaitu Pancasila, undang-undang dasar tahun 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. Hal ini disampaikan SEKDA Provinsi Papua Barat Drs. Nataniel D. Mandacan, M.Si pada saat membacakan amanat Gubernur Provinsi Papua Barat pada apel gelar kekuatan dan deklarasi damai dalam rangka menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibnas) di Provinsi Papua Barat, hari jumat 25 November pagi tadi.Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar yang terbangun dari berbagai perbedaan, yaitu suku, ras, agama,...
Kamis, 24 November 2016, 18:31

Isman Hadi : inilah Butir Analisis Jabatan

Manokwari (inmas) -- Bertempat di Hotel Fujita, Manokwari. Kepala Bidang Pengembangan dan Supervisi Kepegawaian pada Kantor Regional XIV BKN Manokwari, BA. Isman Hadi, SH dalam penyampaiannya saat menjadi Narasumber pada Kegiatan Bimbingan Teknis Penyusunan Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Papua Barat, Kamis (24/11) menyampaikan bahwa Butir Analisis Jabatan terdiri atas 3 Aspek yaitu Pertama, Identitas Jabatan meliputi Nama Jabatan, Kode Jabatan, Unit Kerja Jabatan, Letak dalam Struktur, dan Ikhtisar Jabatan. Kedua, Uraian Jabatan yang meliputi Uraian Tugas, Bahan Kerja, Alat Kerja, Hasil Kerja, Tanggung Jawab, Wewenang,Korelasi Jabatan, Kondisi Lingkungan Kerja, dan Keadaan/Resiko Bahaya. Ketiga, Syarat Jabatan yang meliputi Pangkat dan Gol/Ruang, Pendidikan, Kursus/Pelatihan, Pengalaman Kerja, Pengetahuan, Keterampilan, Bakat Kerja, Temperamen Kerja, Minat Kerja, Upaya...
Rabu, 23 November 2016, 19:28

Kabag TU : inilah Maksud dan Tujuan Anjab dan ABK

Manokwari (inmas) -- Bertempat di Hotel Fujita, Manokwari. Kepala Bagian Tata Usaha Kementerian Agama Prov. Papua Barat, Abdul Hamid Rahanyamtel, S.Ag, M.Ag dalam penyampaiannya saat menjadi Narasumber pada Kegiatan Bimbingan Teknis Penyusunan Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Papua Barat, Rabu (23/11) menyampaikan bahwa Maksud adalah menjadi acuan dalam pelaksanaan Penyusunan Analisis jabatan. Sedangkan Tujuan penyusunan adalah:Pertama, untuk membantu dan memudahkan unit Kerja/Satuan Kerja di lingkungan Kementerian Agama Papua Barat dalam melaksanakan penyusunan Anjab dan ABK dengan format-format data serta langkah yang akan dilakukan termasuk dalam perumusan hasil analisis jabatan. Kedua, agar masing-masing Unit Kerja/Satuan Kerja memperoleh kesamaan pengertian, bahasa, dan penafsiran sehingga dalam melaksanakan analisis jabatan dapat lebih efektif dan efisien, serta sesuai...
Rabu, 23 November 2016, 19:11

Kabag TU : Perlunya Evaluasi Penyusunan Anjab dan ABK

Manokwari (inmas) -- Bertempat di Hotel Fujita, Manokwari. Kepala Bagian Tata Usaha Kementerian Agama Prov. Papua Barat, Abdul Hamid Rahanyamtel, S.Ag, M.Ag dalam penyampaiannya saat menjadi Narasumber pada Kegiatan Bimbingan Teknis Penyusunan Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Papua Barat, Rabu (23/11) menyampaikan bahwa Analisis Jabatan adalah proses, metode dan teknik untuk memperoleh data jabatan yang diolah menjadi informasi jabatan dan disajikan untuk kepentingan program kepegawaian serta memberikan umpan balik bagi organisasi dan tata laksana, Jabatan adalah kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak seorang PNS dalam suatu satuan organisasi Negara. Uraian Jabatan adalah pemaparan secara terperinci dan lengkap tentang informasi jabatan, Peta Jabatan adalah susunan jabatan yang digambarkan secara vertikal maupun...
Rabu, 23 November 2016, 18:45

Kakanwil : Reward dan Punishment sebagai Manfaat Hasil Analisis Beban Kerja

Manokwari (inmas) -- Bertempat di Hotel Fujita, Manokwari. Kakanwil Kemeterian Agama Prov. Papua Barat, Drs. Urbanus Rahangmetan, M.Th dalam penyampaiannya saat menjadi Narasumber pada Kegiatan Bimbingan Teknis Penyusunan Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Papua Barat, Rabu (23/11) menyampaikan bahwa Analisis Jabatan adalah proses pengumpulan, pencatatan, pengolahan dan penyusunan data jabatan menjadi informasi jabatan, sedangkan Analisis Beban Kerja adalah suatu teknik untuk menentukan jumlah dan jenis pekerjaan suatu unit organisasi / pemegang jabatan yang dilakukan secara sistematis dengan menggunakan metode tertentu, sedangkan Manfaat Analisisi Beban Kerja yaitu Penataan/penyempurnaan struktur organisasi, Penilaian prestasi kerja jabatan dan prestasi kerja unit, Bahan penyempurnaan sistem dan prosedur kerja, Sarana peningkatan kinerja kelembagaan, Penyusunan...
Selengkapnya
Opini
Selengkapnya
Renungan

SUKACTA DITENGAH-TENGAH TANTANGAN (Filipi 4:4-7) Setiap pesan yang disampaikan dalam Firman Tuhan itu menjadi isi hati Tuhan, membuat hati dipulihkan, Tuhan memilih kita menjadi bagian keselamatan untuk kita juga dapat menyelamatkan orang yang belum selamat, jangan pernah takut terhadap tantangan hidup yang saat ini kita hadapi tetapi dalam Filipi 4:4 mau mengajak kita, tetap bersukacita di dalam Tuhan!, tetapi kita harus fokus pada perubahan hidup, Galatia 5:22, sukacita masuk dalam buah Roh, dan sukacita itu adalah sifat/karakter Tuhan Yesus, ada 3 cara untuk menjaga sukacita ditengah-tengah tantangan : Pertama, Melakukan perkara-perkara yang baik untuk sesama, “hendaklah kebaikan hatimu diketahui oleh semua orang. Melakukan hal yang baik harus mau berkorban, berkorban tidak hanya berupa materi/ uang, tetapi ketika duduk mendengarkan masalah teman kita untuk di shering dengan kita dan kita memberikan kekuatan, kita sudah mau duduk berkorban waktu untuk teman kita, tetapi dengan catatan: masalah yang sudah diceritakan kepada kita tidak boleh disebarkan atau diceritakan kepada orang lain Kedua, kalau kita mau tetap menjaga sukacita ditengah-tengah tantangan yang kita hadapi yaitu dengan  berdoa (ayat 6b, tetapi nyatakanlah keinginanmu kepada Allah dalam doa), ada pujian yang mengatakan “Yesus hanya sejauh doa” berdoa membuat kita kuat dan tetap percaya semua masalah yang kita hadapi pasti ada jalan keluarnya, dalam Kitab Imamat 6:12, berbicara tentang api diatas Mezbah harus terus menyala, dengan doa membuat kita berenergi didalam menjalankan hidup ini , doa dapat mengubah segalanya dari yang tidak mungkin menjadi mungkin, bagi Tuhan tidak ada yang mustahil. Mazmur 62:1, pemazmur berkata hanya dekat Allah saja aku tenang, dari padanyalah keselamatanku. Hal yang ketiga, untuk tetap menjaga sukacita  ditengah-tengah tantangan yaitu “Ucapan syukur” (ayat 6c, Ucpan syukur), contoh tokoh Daud, dia sudah diurapi sebagai seorang raja tetapi dia belum diperkenankan Tuhan untuk tinggal di istana, ketika raja Saul mengejarnya Daud bersembunyi di dalam goa adulam, Daud minta perlindungan tetapi Tuhan mengirimkan orang-orang yang punya masalah, dari itu Daud belajar untuk tetap mengucap syukur sehingga Mazmur pasal 65 sampai 68 berbicara tentang ucapan syukur, ketika kita menghadapi masalah mari kita belajar menaikan ucapan syukur agar sukacita, tetap kita rasakan dalam kehidupan ini, Jadi, dari renungan diatas mari kita mempertahankan sukacita yang sudah diberikan oleh Tuhan kepada kita, melakukan perkara-perkara yang baik kepada orang lain, yang kedua tetap berdoa karena doa dapat mengubah segalanya yang tidak mungkin menjadi mungkin dan tetap mengucap syukur, karena dengan bersyukur kita akan cakap menanggung segala beban dan permasalahan yang kita hadapi. Tuhan Yesus memberkati kita (Yurah)

dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku" 051. Adz Dzariyaat (ayat:56)

"dambho darpo ' bhimanas ca krodhah parusyam eva ca ajnanam cabhijatasya partha sampadam asurin" artinya: sikap bangga, sikap sombong, sikap tak peduli, amarah, sikap kasar, dan kebodohan - sifat - sifat ini dimiliki oleh orang yang bersifat jahat, Wahai Putera Prtha. (Kitab Suci Bhagavad Gita Sloka 16.4)

Kesalahan orang lain mudah sekali dilihat, Tapi, kesalahan diri sendiri sangat sulit untuk disadari. Seseorang yang menonjolkan kesalahan orang lain, Seperti menampi dedak! Kesalahannya sendiri ia sembunyikan, Bagai pemburu bersembunyi di balik ranting pohon. Orang yang selalu mencari-cari kesalahan orang lain, Orang yang selalu mengejek orang lain, Kekotoran batinnya akan terus bertambah! Dan akan semakin jauh dari kondisi batin yang bersih. (Dharmmapada XVIII,252-253)

Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. (Yohanes 1:14)

Dalam hadits lain, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “…Sesungguhnya seorang hamba berbicara dengan satu kalimat dari hal yang dimurkai Allah, dia tidak menganggapnya (berbahaya) ternyata Allah memasukkannya ke dalam neraka karenanya.” [Diriwayatkan oleh Al-Bukhary dari Abu Hurairah radhiyallâhu ‘anhu]Demikianlah prahara sebuah kalimat yang menyebabkan petaka terhadap orang yang menyebarkanya. Di masa ini, suatu kalimat yang keji dalam bentuk tulisan maupun ucapan sangat mudah untuk tersebar ke seluruh dunia dan kadang dianggap sebagai perkara yang biasa dan infotainment. Bahkan, kekejian yang disebarkan kadang dalam bentuk perbuatan yang terekam dalam video dan semisalnya.
Media Sosial