berita Terkini
  • Senin, 23 Mei 2016, 08:16 Pembukaan MTQ ke-VI tingkat Prov. Papua Barat Bintuni – Inmas, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-VI Tingkat Provinsi Papua Barat, Sabtu (14/05/2016) dibuka oleh Gubernur Provinsi Papua Barat. Dengan bertemakan “Mengaktualisasikan Nilai-nilai Al Qur’an Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara” Gubernur Papua Barat menekankan sekalipun MTQ merupakan kegiatan rutin namun hendaknya mampu meningkatkan pengetahuan utama membangun kader di lingkungan masyarakat umum dan pelajar agar mampu meningkatkan penge...
  • Jumat, 20 Mei 2016, 15:48 Sambutan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Barat Menyambut Hari Raya Trisuci Waisak 2560 Budha Era / Tahun 2016 Manokwari -Inmas (Jumat : 20/05/16), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manokwari, Drs. Sudirman Simanihuruk, M.Th,  mewakili Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Papua Barat membawakan sambutan dalam memperingati Hari Trisuci Waisak.  Dalam sambutannya, dikatakan ada tiga peristiwa Agung yang terjadi pada bulan Waisak yaitu: Peristiwa kelahiran Bodhisatta Siddhattha yang kelak menjadi Budha Gotama, Saat pencapaian Pencerahan Sempurna KeBudhaan, dan saat mangkat / parinibhan...
Link Banner
Renungan
  • "dambho darpo ' bhimanas ca krodhah parusyam eva ca ajnanam cabhijatasya partha sampadam asurin" artinya: sikap bangga, sikap sombong, sikap tak peduli, amarah, sikap kasar, dan kebodohan - sifat - sifat ini dimiliki oleh orang yang bersifat jahat, Wahai Putera Prtha. (Kitab Suci Bhagavad Gita Sloka 16.4)
  • Kesalahan orang lain mudah sekali dilihat, Tapi, kesalahan diri sendiri sangat sulit untuk disadari. Seseorang yang menonjolkan kesalahan orang lain, Seperti menampi dedak! Kesalahannya sendiri ia sembunyikan, Bagai pemburu bersembunyi di balik ranting pohon. Orang yang selalu mencari-cari kesalahan orang lain, Orang yang selalu mengejek orang lain, Kekotoran batinnya akan terus bertambah! Dan akan semakin jauh dari kondisi batin yang bersih. (Dharmmapada XVIII,252-253)
  • Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. (Yohanes 1:14)
  • Dalam hadits lain, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “…Sesungguhnya seorang hamba berbicara dengan satu kalimat dari hal yang dimurkai Allah, dia tidak menganggapnya (berbahaya) ternyata Allah memasukkannya ke dalam neraka karenanya.” [Diriwayatkan oleh Al-Bukhary dari Abu Hurairah radhiyallâhu ‘anhu]Demikianlah prahara sebuah kalimat yang menyebabkan petaka terhadap orang yang menyebarkanya. Di masa ini, suatu kalimat yang keji dalam bentuk tulisan maupun ucapan sangat mudah untuk tersebar ke seluruh dunia dan kadang dianggap sebagai perkara yang biasa dan infotainment. Bahkan, kekejian yang disebarkan kadang dalam bentuk perbuatan yang terekam dalam video dan semisalnya.
  • Galeri Video
    FAQ
    Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 2.556926 detik
    Diakses dari alamat : 103.7.12.240
    Jumlah pengunjung: 260487
    Lihat versi mobile
    Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
    © Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.