berita Terkini
  • Jumat, 29 Januari 2016, 16:05 APEL SORE Mkw. Inmas ( 29/01/16 ). Kanwil Kemenag Papua Barat melaksanakan apel sore dipenghujung bulan januari tahun 2016, yang di pimpin oleh Pembimas Katolik Drs. Suparna. Dengan kondisi cuaca yang kurang begitu biak namun apel sore di linkungan Kanwil Kemenag Papua Barat tetap di laksanakan, kepada karyawan – karyawati dalam arahannya pembina apel berpesan bahwa apel sore ini akan mengakhiri seluruh rangkaian kegiatan kita di bulan januari tahun 2016 dan kita akan bertemu kembali di hari senin ...
  • Rabu, 27 Januari 2016, 12:29 SAMBUTAN KA KANWIL KEMENAG PAPUA BARAT PADA PELANTIKAN PEJABAT ESELON IV KABUPATEN TAMRAUW DAN MAYBRAT Inmas ( 26/01/16 ) Sambutan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Papua Barat Drs. Urbanus Rahangmetan, M.Th pada Acara Pelantikan Pejabat Struktural Eselon IV Kabupaten Tamrauw dan Maybrat. Pada hari ini telah berlangsung suatu peristiwa yang sangat penting di dalam perjalanan kehidupan kita, dimana dua satker baru di Lingkungan Kementerian Agama Prov. Papua Barat, yang mana baru saja secara resmi dilaksanakan Pelantikan Pejabat Eselon IV di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tamr...
Link Banner
Renungan
  • "dambho darpo ' bhimanas ca krodhah parusyam eva ca ajnanam cabhijatasya partha sampadam asurin" artinya: sikap bangga, sikap sombong, sikap tak peduli, amarah, sikap kasar, dan kebodohan - sifat - sifat ini dimiliki oleh orang yang bersifat jahat, Wahai Putera Prtha. (Kitab Suci Bhagavad Gita Sloka 16.4)
  • Kesalahan orang lain mudah sekali dilihat, Tapi, kesalahan diri sendiri sangat sulit untuk disadari. Seseorang yang menonjolkan kesalahan orang lain, Seperti menampi dedak! Kesalahannya sendiri ia sembunyikan, Bagai pemburu bersembunyi di balik ranting pohon. Orang yang selalu mencari-cari kesalahan orang lain, Orang yang selalu mengejek orang lain, Kekotoran batinnya akan terus bertambah! Dan akan semakin jauh dari kondisi batin yang bersih. (Dharmmapada XVIII,252-253)
  • Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. (Yohanes 1:14)
  • Dalam hadits lain, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “…Sesungguhnya seorang hamba berbicara dengan satu kalimat dari hal yang dimurkai Allah, dia tidak menganggapnya (berbahaya) ternyata Allah memasukkannya ke dalam neraka karenanya.” [Diriwayatkan oleh Al-Bukhary dari Abu Hurairah radhiyallâhu ‘anhu]Demikianlah prahara sebuah kalimat yang menyebabkan petaka terhadap orang yang menyebarkanya. Di masa ini, suatu kalimat yang keji dalam bentuk tulisan maupun ucapan sangat mudah untuk tersebar ke seluruh dunia dan kadang dianggap sebagai perkara yang biasa dan infotainment. Bahkan, kekejian yang disebarkan kadang dalam bentuk perbuatan yang terekam dalam video dan semisalnya.
  • Galeri Video
    FAQ
    Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 3.382745 detik
    Diakses dari alamat : 103.7.12.240
    Jumlah pengunjung: 213100
    Lihat versi mobile
    Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
    © Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.